Multi Logistik Indonesia - Leading In Services



Peluang Bisnis Logistik Masih Cerah
05 Sep

Baca Juga: Pemerintah Optimalkan Jembatan Timbangn Awasi Truk Kelebihan Muatan

Jasa pengiriman barang atau logistik masih menunjukkan tren positif tahun ini.

Salah satu faktor pendukungnya yakni kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak pulau, sehingga pengiriman barang menjadi kebutuhan masyarakat.

Hal itu diakui CEO Multi Logistik Indonesia Padaruddin saat menjadi narasumber Leader’s Talk, program unggulan Smart FM yang dipandu Silvana Roslin dan disiarkan langsung setiap Kamis.

Menurutnya bisnis logistik merupakan bagian dalam ekosistem suppy chain, dengan demikian keberadaan bisnis ini selalu mengikuti pergerakan baik barang maupun manusia.

“Seperti kita ketahui industri logistic itu merupakan salah satu industri yang menjadi bagian dari ekosistem di dalam supply chain dari 16 ekosistem yang ada, industri logistik itu salah satunya.

Sepanjang pergerakan barang ataupun pergerakan manusia itu terjadi maka industri ini selalu diperlukan karena memiliki andil untuk berada di pergeseran-pergeseran itu,” ungkap Padaruddin.

Dirinya juga mengatakan, konsep logistik berkembang sebagai bisnis layanan distribusi yang menawarkan konsep yang lebih komprehensif, tak sekedar mengirim barang Menurutnya, pelaku logistik kini harus bisa memberikan efisiensi, visibilitas, dan konektifitas yang berkelanjutan.

Di sisi lain, lanjut Padaruddin, karekteristik Indonesia sebagai negara kepulauan pun menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis ini untuk mencari keuntungan.

Sebab pemain logistik akan menggunakan seluruh moda transportasi yang ada guna memudahkan pengiriman. Terlebih, saat ini sektor e-commerce atau belanja online berkontribusi memberikan pendapatan tinggi untuk bisnis logistik.

“Memang biaya akan tinggi tetapi untuk pelaku logistik sendiri sebenarnya ini akan menjadi suatu peluang karena pergerakan barang itu akan semakin kompleks. Fungsi dari pelaku-pelaku jasa logistik itu sebenarnya, dimana kesulitan di dalam distribusi kami akan hadir di situ” tutur Padaruddin.

Baca Juga :  ALFI Dorong Pelaku Logistik Agresif Jalin Kerja Sama

Olehnya itu, Padaruddin optimis dalam beberapa tahun, logistik menjadi bisnis yang masih berpotensi untuk dikembangkan.

Pemaparan Padaruddin tersebut senada dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) yang memprediksi potensi pertumbuhan bisnis logistik bisa mencapai lebih dari 30 persen hingga 2020.

Bahkan, proyeksi estimasi pertumbuhan sektor tersebut secara menyeluruh bisa mencapai Rp. 40 triliun atau lebih per tahunnya.

 

Comments are closed.