Multi Logistik Indonesia - Leading In Services



Ignasius Jonan Sarankan Pebisnis Logistik Perkuat IT
25 Apr

Baca Juga: Pengusaha Logistik minta dispensasi pemberlakuan kebijakan ODOL

MAKASSAR–Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan industri logistik tengah lesu karena pandemi corona. Ia pun menyarankan perusahaan logistik mengembangkan sistem teknologi informasi berbasis internet of thing (IoT). Jonan meyebut bisnis logistik bergantung pada ketersediaan angkutan transportasi. Apabila transportasi dibatasi, maka industri logistik tidak bisa berjalan. Lebih lanjut, menurut dia, teknologi IT tidak akan memberatkan industri logistik dan pelanggan.

“Saya pikir biayanya pun tidak akan terlalu banyak dibandingkan fiskal transportasi yang investasinya mungkin jauh lebih besar. Dari segi biaya, fasilitas teknologi ini seharusnya tidak menjadi masalah besar,” ujar Jonan.

Hal senada juga disampaikan CEO Sigfox Indonesia Johnny Swandi Sjam yang menyatakan perusahaan logistik harus menggunakan teknologi agar bisa berkompetisi di tengah pandemi corona.

Ia menjelaskan, penggunaan IoT pada industri logistik sangat membantu operasional. Pasalnya, teknologi memungkinan adanya sensor yang ditempelkan pada benda yang dikirim.

“Di mana pun lokasinya (sensor IoT), dia akan mentransfer sinyal posisinya mulai dari pabrik, pelabuhan, hingga negara tujuanya bisa langsung terdeteksi. Itulah keunggulannya,” ujar Swandi.

Bahkan, lanjut dia, sensor itu juga bisa mendeteksi pergeseran cuaca atau suhu tertentu di sekitar barang. Ia mengatakan sensor IoT itu juga bisa memiliki informasi yang lebih valid daripada penggunaan barcode.

Baca Juga :  2020, Sektor Logistik Tumbuh 9,18 Persen
 

Comments are closed.